Focus Kembangkan Project Y, E-bike yang Hanya Seberat 12,5 kg

Focus Project Y (via ebiketips).

Diklaim oleh produsen sepeda asal Jerman, bahwa e-bike buatan mereka tak seperti e-bike pada umumnya, karena tenaga listriknya hanya dipakai pada saat benar-benar membutuhkan, seperti di tanjakan yang berat. Dan bobotnya yang ‘hanya’ 12,5 kg membuatnya masih terasa seperti sepeda ‘pada umumnya’.

Disebut dengan ‘Project Y’, modelnya sangat mirip dengan road bike biasa. Sedikit detail yang membedakan adalah ukuran downtubenya yang sedikit lebih besar daripada frame road bike biasa. Bobotnya yang hanya 12,5 didapatkan dari frame berbahan serat karbon dan sistem gerak Fuzua Evation yang hanya seberat 4 kg, yang berada di dalam bottom bracket dan baterai dan motor ada di dalam downtube.

Perbedaan Fuzua Evation dengan Bosch atau Shimano Steps Systems yang lebih sering digunakan adalah Fuzua bisa dengan mudah dilepas, sepeda pun bisa dinaiki tanpa adanya baterai dan motor, dan dikayuh seperti sepeda biasa. Jika beberapa kelengkapan motor dilepas, berat full bike bisa kurang dari 10 kg.

Hal lain yang membuat Project Y bisa lebih ringan daripada e-bike lainnya adalah kapasitas baterai. Project Y menggunakan baterai berkapasitas 250 Wh, hanya separuh dari e-bike lainnya yang 500 Wh. Dengan kapasitas penyimpanan listrik yang lebih sedikit, tentu penggunaannya pun tak bisa lebih lama. Namun Focus mengungkapkan bahwa tenaga listrik hanya digunakan pada saat benar-benar sulit atau berat untuk mengayuh pedal.

“Kami menginginkan performa maksimal di setiap saat, namun juga tak mengurangi nilai-nilai olahraga, sehingga mesin atau motor diintegrasikan pada sepeda, dan hanya digunakan pada saat yang benar-benar kritis, saat kaki sudah tak bisa mengatasi lagi,” ujar salah satu staf produksi Focus.

Di Eropa dan Amerika Serikat, kecepatan maksimal e-bike dibatasi hanya 25 km/jam. Focus mengungkapkan bahwa e-bike buatan mereka akan menghentikan pasokan tenaga untuk menggerakkan motor saat kecepatan mencapai 25 km/jam.

Project Y dirancang untuk bisa dipasang ban hingga ukuran 32 mm dengan fender yang juga terpasang, atau hingga 35 mm tanpa fender. Kabel rem dan shifter didesain berada di dalam tubing, sehingga tampak lebih rapi. Model yang tersedia hanya akan menggunakan disc brakes, dengan thru axle 12 mm, roda depan sepanjang 11 mm dan belakang 148 mm.

Focus juga mengembangkan kemungkinan settingan perakitan yang berbeda-beda, untuk adventure, cyclocross atau murni sebagai road bike. Meskipun masih berupa prototipe yang masih banyak pengembangan, menarik untuk ditunggu, kapan akan diluncurkan ke pasaran dan berapa harga yang akan ditawarkan nantinya.

(diolah dari road.cc)